Dibedakan antara payudara penuh, karena berisi ASI, dengan payudara bengkak.
Pada payudara penuh; rasa berat pada payudara, panas dan keras. Bila diperiksa ASI keluar, dan tidak ada demam. Pada payudara bengkak; payudara udem, sakit, puting kencang, kulit mengkilat walau tidak merah, dan bila diperiksa/isap ASI tidak keluar. Badan bisa demam setelah 24 jam.
Hal ini terjadi karena antara lain produksi ASI meningkat, terlambat menyusukan dini, perlekatan kurang baik, mungkin kurang sering ASI dikeluarkan dan mungkin juga ada pembatasan waktu menyusui.
Untuk mencegah maka diperlukan (1) menyusui dini (2) perlekatan yang baik (3) menyusui “on demand”/ Bayi harus lebih sering disusui. Apabila terlalu tegang, atau nayi tidak dapat menyusu sebaiknya ASI dikeluarkan dahulu, agar ketegangan menurun.
Dan untuk merangsang reflex Oxytocin maka dilakukan :
- Kompres panas untuk mengurangi rasa sakit.
- Ibu harus rileks
- Pijat leher dan punggung belakang (sejajar daerah payudara)
- Pijat ringat pada payudara yang bengkak (pijat pelan-pelan kea rah tengah)
- Stimulasi payudara dan putting
Selanjutnya kompres dingin pasca menyusui, untuk mengurangi udem. Pakailah BH yang sesuai. Bila terlalu sakit dapat diberikan obat analgetik.
payudara bengkak keras seperti batu, reflex oxytocin, obat payudara bengkak dan nyeri, payudara bengkak dan sakit pada ibu menyusui, cara mengatasi payudara bengkak ketika menyapih, cara mengatasi payudara bengkak dan sakit pada ibu menyusui, obat alami mengatasi payudara bengkak, obat pereda nyeri payudara bengkak, payudara bengkak dan nyeri pada ibu menyusui
--- cerdas asi ---

